"Menuju Ekonomi Robbani" Merupakan Slogan Salah Satu KSEI yang Berasal Dari Universitas Umum di FoSSEI Regional Sumatera Bagian Selatan

KSEI yang memakai slogan ini adalah KSEI Ukhuwah FE Unsri, KSEI ini berhasil mendapatkan penghargaan KSEI Robbani pada Musyawarah Regional FoSSEI Sumbagsel IV yang diadakan di Universitas Lampung

Ikhwan KSEI Risef di Field Trip Temilreg Curup

Temilreg yang diadakan KSEI FoKES STAIN Curup Bengkulu berhasil dijuarai oleh KSEI Pakies IAIN Raden Fatah Palembang, di akhir kompetisi panitia menyediakan agenda Field Trip ke Suban Air Panas Curup, Bengkulu Utara

Field Trip Rakereg FoSSEI Sumbagsel 2011

Rakereg FoSSEI Sumbagsel yang diadakan di IAIN Raden Fatah Palembang dengan tuan rumah KSEI Pakies menjadi salah satu pengalaman tak terlupakan bagi peserta Rakereg yang menyempatkan diri berwisata ke Pulau Kemaro, sebuah Pulau Legendaris yang membelah Sungai Musi

Delegasi KSEI Ukhuwah FE Unsri Pada Temilnas X UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Meskipun tidak berhasil menang dan mencapai target, para delegasi dari KSEI Ukhuwah tetap bersemangat mengikuti agenda yang telah susah payah dipersiapkan oleh Panitia, kala itu KSEI Ukhuwah FE Unsri berdampingan dengan saudara seperguruannya, KSEI Pakies IAIN ReFah Palembang serta ditambah salah satu delegasi dari Komsat Bengkulu, KSEI FKSI KEI KBM Unib

Foto Bersama, Ketua Komsat FoSSEI Sumsel, Presnas II FoSSEI dan Koreg FoSSEI Sumbagsel

Tidak ada yang istimewa dari foto ini, selain mereka sebenarnya adalah satu KSEI, dari kiri ke kanan : akh Firmansyariandi, akh Febri Fransiska, akh Rizarullah Santoso

Kamis, 31 Mei 2012

Ekonomi Islam Momentum Solusi untuk Perekonomian Dunia




By:Anas Malik ( mahasiswa S1 Ekonomi Islam IAIN Raden Intan Lampung )

Berulang kali krisis ekonomi telah melanda perekonomian dunia. penyebabnya pun bervariasi .dari mulai krisis minyak dunia hingga ke crisis financial.sementara sistem ekonomi yang ada sekarang ini ( kapitalisme) tidak mampu membendung krisis tersebut .sistem kapitalis yang menjadi kebanggaan dan kesombongan masyarakat modern sekarang ini tidak dapat lagi mengatasi permasalahan – permasalahan krisis ekonomi yang muncul..apa pun alasanya hal ini membuktikan bahwasanya sistem ekonomi kapitalis merupakan rekayasa untuk membohongi umat manusia atas teori-tori yang di buat oleh pakar – pakar ekonomi klasik terdahulu yang hanya bersifat individualistik dan hedonisme yang sesaat.sehingga perlu kiranya ada sistem yang baru yang dapat di kembangkan dan menjadi solusi perekonomian dunia keluar dari permasalahan-permaalahan yang akan muncul kemudian.maka dari itu beranjak dari goresan pena ini penulis ingin menjabarkan krisis yang melanda dunia dan solusinya kedepan.
Badai krisis keuangan global pada saat ini belum reda, walaupun klimaks krisis keuangan ini terjadi diakhir bulan oktober 2008 sampai sekarang,setelah memakan korban bank investasi raksasa Amerika serikat seperti Lehman Brothers,Bear Stearns,Merril Lynch dan Morgan .serta tidak segan-seganya badai tersebut juga menyeret satu negara bernama Islandia Ketepi Jurang kebangkrutan serta negara kawasan amerika dan eropa walaupun di asia terimbas tetapi tidak separah di ke dua benua tersebut.
Dampak badai itu kini kian mengglobal ,dari penjuru barat hingga timur dari utara ke selatan mulai bangkitnya bursa saham tidak menjamin akan adanya penyelesaian dari resesi global ini.
Keguncangan dari berbagai bursa dunia tidak lepas dari kegagalan pelaku bisnis dan keuangan perbankan konveksional menelola manajamen resiko kredit mereka dan di perbolehkan nya penggunaan instrumen derivatif berlapis untuk membiayai ekpansi bisnis penuh spekulasi dalam sistem keuangan konveksional,kian memperbesar dampakkrisis keuangan global, kegagalan lembaga keuangan raksasa amerika mengelolah resiko kredit ,menjadi pemicu krisis keuangan global itu.resiko krwdit adalah potensi kerugian suatu lembaga keuangan yang di sebabkan tidak mampunya debitur melunasi kreditnya,gagal mengelolah kredit ini akibat lembaga keuangan AS itu memberikan kredit pada debitur yang tidak layak di biayai ,mereeka tidak memiliki penghasilan tetap dan jelas ,tetapi tetap mendapatkan kucuran kredit,Padahal dalam dalam disiplin ilmu managament risiko ,pemberian kredit sangat memperhatikan kemampuan calon debitur dalam melaksanakan kewajiban pelunasan .ini karena penyalluran kredit kepada yang tak layak menyebabkan peringkat kredit buruk.(Republika 16 Oktober 2008 )
Untuk menatasi krisis Pemerintah amerika siap menggelontorkan dana $700miliar untuk menyelamatkan berbagai lembaga keuangan di negara itu yang terkena dampak Subrime Mortage.sementara bank sentral negara Asjuga memutuskan menurunkan tingkat suku bunga yang di ikuti berbagai bank sentral beberapa negara bagian dan eropa.
Sistem Ekonomi Sosialis ?
Dalam bebberapa hal yang paling mendasar ,kapitalisme dan sosialisme di bentuk atas landasan nilai (value)yang sama ,nilai yang mendasari keduanya terutama adalah paham materialisme-hedonisme dan sekulerisme.kedua nilai dasar ini telah menjadi bingkai bagi pembentukan pandangan dunia dari keduanya .dalam perspektif materialisme –hedonisme murni segala kegiatan manusia di latar belakangi dan di orientasikan kepada segala sesuatu yang serba bersifat material .Misalnya ,keadaan sejahtra ( well being)yang menjadai tujuan kegiatan ekonomiakan terjadi manakala manusia memiliki berlimpahan
material.manusia di anggap merasa bahagia jika kalau segala kebutuhan materialnya di penuhidengan melimpah. (umar Chapra)
Dalam pandangan kapitalis manusia di anggap selalu akan mementingkan dirinya sendiri sementara sosialisme memandang bahwa sejarah kehidupan manusi di penuh warnai dengan berbagai konflik yang bersumber dari perebutan material .dalam bingkai materialisme-hedonisme inilah kemudian konsep ekonomi rasio0nalisme ekonomi di bentuk ,yaitu seorang pelaku ekonomi di anggap rasional jika memiliki sifat materialisme-hedonis.jadi kapitalis maupun sosialisme sama-sama materialistik.bedanya ,yang pertama mengharapkan terlalu banyak dari orang perorangan ,sedangkan yang kedua mengharap terlalu banyak dari negara.
Baik Kapitalis Maupun Sosialis di bentuk Atas pandangan dunia yang Serkuler,yaitu memisahkan hal-hal yang bersifat spiritual dan material (atau agama dan dunia )dalam pandangan sekuler segala yang berkaitan dengan dunia adalah urusan manusia sendiri sementara agama hanya mengurusi hubungan antara manusia dan tuhanya .paham Sekulerisme menempatkan tuhan pada domainyang berbeda sama sekali dan tidak dapat disenttuh oleh masalah kemanusiaan dan alam semesta .denagan kata lain agama memiliki wilayah yang tidak bersesuaian dengan duniawi.implikasi selanjutnya dari paham ini adalah menempatkan manusia sebagai pusat segala hal kehidupan (antrophosentris ),yaitu manusialah yang berhak menentukan kehidupan sendiri .(Ahmad : 1982 )menyatakan bahwa dalam keyakinan dasar sistem ekonomi mkonveksional selain manusia mempunyai kecenderungan dari dalam untuk memaksimalkan kesejahtraan materil ,ia juga di asumsikan memiliki pengetahuan dan kemampuan sempurna untuk memutuskan apa yang terbaik baginya .
Apakah sistem sosialis ini yang akan menjadi solusi ekonomi dunia sedangkan implikasinya banyak negara soviet yang terpecah belah.akibat dari sistem sosialis yang tidak di barengi dengan norma-norma ketuhanan dalam perekonomianya.maka apa yang terjadi jika ekonomi sosialis yang diterapkan



Ekonomi Islam SolusiNya...!
Kenapa bagi Saya ekonomi islam adalah solusinya.?mungkin antum2 bertanya-tanya serta agak bingung apa bisa ekonomi islam solusi perekonomian dunia...?yang notabene masih banyak pakar ekonomi meragukannya.kenapa sih gak neoliberalis saja yang lebih mendepankan kemajuan modernisasi..?
Jawabanya..? menurut Nurul Huda Ekonomi Islam itu adalah sistem ekonomi yang mengedepankan adanya underlying asset, yaitu adanya kesetaraan antara sektor moneter dan sektor riil. Sering juga disebut sebagai economic one of one. Artinya, kalau ada pertumbuhan 1 persen disektor moneter, maka di sektor riil juga harus tumbuh 1 persen. Itulah yang terjadi di sistem ekonomi Islam. Misalkan, anda bisa melihat sekarang yang telah dilakukan perbankan syariah, alokasi dananya disalurkan pada sektor riil. Artinya, dengan seperti ini mendorong adanya pertumbuhan investasi. Ketika investasi yang berkembang baru kita bisa menyebut pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Makanya, harus ada keseimbangan antara riil sector dan moneter sector
Perlu diingat juga bahwasanya system ekonomi syariah atau keuangan syariah untuk mengatasi krisis yang terjadi pada saat ini bisa menjadi solusi atas krisis keuangan global .ada dua alasan yang mendasar yaitu pertama system keuangan syariah hanya membolehkan penyaluran dana kredit atau pembiayaan bila memang ada asset yang di jadikan dasar transaksi jadi tidak adanya transaksi maya. kedua system keuangan tanpa bunga dan memakai system profit and lost sharing tidak memperbolehkan adanya system derivatif

Robin Hahnel dalam artikelnya Capitalist Globalism In Crisis:Understanding the Global Economic Crisis (2000), mengatakan bahwa globalisasi - khususnya dalam financial market, hanya membuat pemegang asset semakin memperbesar jumlah kekayaannya tanpa melakukan apa-apa. Dalam kacamata ekonomi Islam, mereka meraup keuntungan tanpa 'iwadh (aktivitas bisnis riil,seperti perdagangan barang dan jasa riil) Mereka hanya memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam pasar uang dengan kegiatan spekulasi untuk menumpuk kekayaan mereka tanpa kegiatan produksi yang riil. Dapat dikatakan uang tertarik pada segelintir pelaku ekonomi meninggalkan lubang yang mengangapadapada sebagian besar spot ekonomi.
Hahnel juga menyoroti bagaimana sistem kredit atau sistem hutang sudah memerangkap perekonomian dunia sedemikian dalam. Apalagi mekanisme bunga (interestrate) juga menggurita bersama sistem hutang ini. Yang kemudian membuat sistem perekonomian harus menderita ketidak seimbangan kronis. Sistem hutang ini menurut Hahnel hanya melayani kepentingan spekulator, kepentingan segelintir pelaku ekonomi. Namun segelintir pelaku ekonomi tersebut menguasai sebagian besar asset yang ada di dunia. Jika kita kaji pemikiran Hahner ini lebih mendalam akan kita lihat dengan sangat jelas bahwa perekonomian akan berakhir dengan kehancuran akibat sistem yang dianutnya, yakni kapitalisme ribawi( Agustianto )
Dalam ekonomiIslam, globalisasi merupakan bagian integral dari konsep universal Islam. Rasulullah telah menjadi pedagang internasional sejak usia remaja. Ketika berusia belasan tahun, dia telah berdagang ke Syam (Suriah), Yaman, dan beberapa negara di kawasan Teluk sekarang. Sejak awal kekuasaannya, umat Islam menjalin kontak bisnis dengan Cina, India, Persia, dan Romawi. Bahkan hanya dua abad kemudian (abad kedelapan), para pedagang Islam telah mencapai EropaUtara. Ternyata nilai-nilai ekonomi syariah selalu aktual, dan terbukti dapat menjadi solusi terhadap resesi perekonomian
Di zaman Nabi Muhammad jarang sekali terjadi resesi. Zaman khalifah yang empat juga begitu.Pernah sekali Nabi mengalami defisit, yaitu sebelum Perang Hunain, namun segeradilunasi setelah perang. Di zaman Umar bin Khattab (khalifah kedua) dan Utsman (khalifahketiga) , malah APBN mengalami surplus. Pernah dalam zaman pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, tak dijumpai lagi satu orang miskinpun!!!

Apa rahasianya? Kebijakan moneter Rasulullah Saw -- yang kemudian diikuti oleh para khalifah -- selalu terkait dengan sektor riil perekonomian berupa perdagangan . Hasilnya adalahpertumbuhan sekaligus stabilit
Pengaitan sektor moneter dengan sektor riil merupakan obat mujarab untuk mengatasi gejolak kurs mata uang -- seperti yang melanda Indonesia sejak akhir 1997 sampai saat ini. "Perekonomian yang mengaitkan sektor moneter langsung dengansektor riil akan membuat kurs mata uang stabil." Inilah yang dijalankan bank-bank Islam dewasa ini, di mana setiap pembiayaan harus ada underline transactionnya.Tidak seperti bank konvensional yang menerapkan sistem ribawi
. Tantangan umat Islam dewasa ini adalah menunjukkan keagungan dan keampuhan ekonomi syariah.Tidak hanya bagi masyarakat muslim, melainkan juga bagi masyarakat non muslim,tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia international. Islam ternyata mewariskan sistem perekonomian yang tepat, fair, adil, manusiawi, untuk menciptakan kemaslahatan dankesejahteraan hidup, tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat .
Wallahu a'lam
.Daftar pustaka
Anto.hendri.Pengantar ekonomika Mikro Islam.ekonisia .jakarta
Republika26 Oktober 2008
www.pkesinteraktif.com/content/view/4583/32/lang.id

Pemenang Or Pecundang..?Pemenang Yes...Ekonomi RABBANI...Bisa







Apa bedanya pemenang dengan pecundang...? Mengapa Kita harus menjadi pmenang bukan pecundang karena
pecundang : melihat masalah pada setiap Persoalan
PEMENANG : Melihat Solusi Pada setiap masalah

Pecundang : Berkata Itu bisa tapi sulit
PEMENANG : berkata itu sulit tapi bisa di lakukan

Pecundang : Berkta " Buset Sudah Siang Lagi"
PEMENANG : Berkata Alhamdulilah Ya Allah sudah siang lagi.

Pecundang :Melht JEBAKAN di hamparan rumput Hijau.
PEMENAG :mlht Hampara Rumpt Hijau di antra JEBAKAN

Pecundang : Menyambut hari dengan KELUHAN
PEMENANG : Menyambut Hari dengan HARAPAN.

KITA HARUS MENJADI PEMENAG JIKA INGIN DAKWAH KITA MERAIH KEJAYAAN .Allah swt akan menempatkan kemuliaan dan kejayaan kepad kita semua jika kita ikhlas dalam dakwah ini.banyak saudara kita yang gugur untuk meraih ridanya AllahSWt.maka tanamkan jiwa kita dengan bekal iman.Peradaban mana yang unggul lebih dari 1 abad lamanya.hanya islam lah yang mencampai lebih dari 10 abad lamanya menggenggam peradfaban dunia..karena peradaban yang lainya bekerja tanpa iman kepada Allah.maka Allah tidak suka lalu allah binasakan umat-umat terdahulu yang sombomg kepada Allah.kini terjadi lagi kepada sistem ekonomii kapitalis..Allah Akan menggantikanya yang lebih mencintai Allah dan rasulnya,di dasarkan atas nilai-nilai iman ...yaitu EKONOMI ISLAM...BISA

Kamis, 03 Maret 2011

Assalammu'alaikum Wr.. Wb..

Salam Ukhuwah .. semoga senantiasa istiqomah dalam dakwah pembumian Ekonomi Islam.. Amien Ya Robb..

Alhamdulillah .. FoSSEI SumBagSel akan mengadakan Rapat Kerja Regional 2011 insyallah akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 9-10 April 2011 di Univ. Muhammadiyah Palembang

Silakan di download proposal dan tata tertib pesertanya

http://www.mediafire.com/?ef5mg5pvgabvf5w (Link Proposal RaKerReg FoSSEI SumBagSel 2011)

http://www.mediafire.com/?c1etvo1t14k1hta (Link Tata Tertib Peserta)

Semoga dimudahkan langkahnya dalam berjuang di ranah dakwah ekonomi Islam..Amien

Selasa, 11 Januari 2011

DATABASE PENGURUS FoSSEI SUMBAGSEL PERIODE 2011-2012









fosseisumbagsel@gmail.com
dan
fosseisumbagsel@ymail.com


1 Anas Malik
Majelis Pertimbangan Regional FoSSEI
0856 5897 7622
anas_mlk@yahoo.co.id
RISEF Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung 2007

2 Muhammad Ifik Ismujati
Majelis Pertimbangan Regional FoSSEI
0852 6713 7012
ifik_17mania@yahoo.com
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2006


3 Mustofa

Majelis Pertimbangan Regional FoSSEI
0857 6876 7449
m4m4smustof4@gmail.com
RISEF Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung 2007


4 Putri Wulan Sari

Majelis Pertimbangan Regional FoSSEI
0813 6761 5865
putrinurmansyah@gmail.com
ICOST Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya 2007


5 Siti Mutmainnah

Majelis Pertimbangan Regional FoSSEI
0819 5714 9459
mutchiecute@yahoo.co.id
RISEF Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung 2007

6 Padly Saputra
Koordinator Regional
0898 2398 373
fadlysaputra89@yahoo.com
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2009


7 Dien Ajeng Fauziah

Sekretaris Jenderal
0856 6463 9044
ad.jhe17ks@gmail.com
KEI FKSI S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu 2008


8 Yurda Indari

Bendahara Umum
0852 7340 7347
yurda.indari@yahoo.com
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2008

9 Repolis
Ketua Bidang Kaderisasi
0878 9468 2165
repolis@gmail.com
KEI FKSI Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu 2010
10 Aan Sapri B.
Staf Bidang Kaderisasi
0897 6077 631
aansapri@yahoo.co.id
FoSSEIL S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Lampung 2009


11 Marlika Elsya Pratama
Staf Bidang Kaderisasi
0852 6854 7188
marsya_aulya@yahoo.com
SMC Muamalah Hukum Bisnis Jurusan Syariah STAIN Bengkulu 2007


12 Muhammad Kurniawan Thaib

Staf Bidang Kaderisasi
0899 430 6552
kurniawanthaib@gmail.com
RISEF Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung 2009


13 Putri Septiani
Staf Bidang Kaderisasi
0853 6876 4790
ca_222008113@yahoo.com
HISSEI Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang 2008


14 Vivin Wulandari
Staf Bidang Kaderisasi
0898 1000 575
vivinwulandari.08@gmail.com
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2008


15 Dedi Susanto
Ketua Bidang Kajian Regional
0852 7313 3929
ubaidillah@yahoo.com
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2008

16 Dwi Heryanti
Staf Bidang Kajian Regional
0856 6462 5640
heryanti_dwi@yahoo.co.id
FoSSEIL S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Lampung 2009


17 Hasan Arifin
Staf Bidang Kajian Regional
0899 224 3298
hasan_arifin011@yahoo.com
KEI FKSI Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu 2008


18 Nurhidayati

Staf Bidang Kajian Regional
0856 6448 0776
cahaya1904@yahoo.com
FoSSEIL S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Lampung 2009


19 Puti Reno Wulan
Staf Bidang Kajian Regional
0857 6450 1233
putirenowulan@yahoo.com
ICOST Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya 2008


20 Tri Handoko
Staf Bidang Kajian Regional
0856 5879 4146
adjhateha@yahoo.co.id
FILANTROPY Ekonomi Islam Fakultas Syariah STAIN Jurai Siwo Metro Lampung 2009


21 Rahmika Fazri
Ketua Bidang Fundraising
0819 5871 7049
smart_ami17@yahoo.com
ICOST Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya 2008

22 Dyah Martiwi
Staf Bidang Fundraising
0813 7766 0024
ardindyah@yahoo.co.id
PAKIES Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang 2009


23 Edy Novrian Jaya
Staf Bidang Fundraising
0852 6845 2391
edynovrianjaya@yahoo.co.id
HISSEI Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang 2008


24 Rahma Juliani
Staf Bidang Fundraising
0856 6497 7735
rahmajuliani@yahoo.co.id
SMC Muamalah Hukum Bisnis Jurusan Syariah STAIN Bengkulu 2007


25 Reza Wijaya Saputra
Staf Bidang Fundraising
0897 895 7392
rhe_zha_crocket@rocketmail.com
FoSSEIL S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Lampung 2009


26 Rudi Zatmiko
Staf Bidang Fundraising
0857 6800 0156
rudiezatmiko@rocketmail.com
RISEF Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung 2008
















Minggu, 12 Desember 2010

Pengumuman Finalis LKTEI 2010

Bismillahhirrohmannirrohim .,.

Alhamdulillah .,.

setelah menunggu dan dengan kondisi internet yang terbatas,
tim operator LKTEI telah mendapatkan 5 tim finalis LKTEI 2010 dalam rangkaian kegiatan
"Gebyar Ekonomi Syariah" dan Musyawarah Regional Forum Silahturahim Studi Ekonomi Islam
se Sumbagsel 2010 di Universitas Bengkulu

1. "SUMBER DAYA MANUSIA DI BANK SYARIAH"

Disusun Oleh :

Ahmad Syauqy NIM. 207 313 4036

Herlina Yustati NIM. 207 313 3584

Ummul Fadhilah Sari NIM. 207 313 3595

PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM
JURUSAN SYARIAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) BENGKULU



2. "PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN MENGANUT ASAS EKONOMI SYARIAH DI KALANGAN MAHASISWA"

DI SUSUN OLEH :

VETTY NOVITASARI (A1F010030)

NS. DWI PUTRI HIDAYATI (A1F010009)

WINDA WIRANATA (A1F010006)


UNIVERSITAS BENGKULU
BENGKULU



3. "PENERAPAN DASAR DAN HUKUM PEREKONOMIAN PERBANKAN
SYARIAH TERHADAP SISTEM PEREKONOMIAN PERBANKAN
KONVENSIONAL"

DISUSUN OLEH :

Ketua : Fahrul Rozi / C1C010078.

Anggota : Delviastri Widyana / A1f010029

Ronald Muhammad / A1F010015

UNIVERSITAS BENGKULU
BENGKULU


4. "URGENSI ANALISIS HUKUM TERHADAP PERKEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA"

DISUSUN OLEH :

MUAMMAR .,. NPM : B1A 007 116

ARIF MARTONI .,. NPM : B1A 008 120

UNIVERSITAS BENGKULU
BENGKULU


5. "ANALISIS EKSISTENSI PAJAK DAN ZAKAT DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT"

DISUSUN OLEH :

MARLIKA ELSYA PRATAMA

NUR ZHUHRI MAHDIATI

ORIN OKTA SARI


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU
STAIN BENGKULU


SELAMAT KEPADA PARA FINALIS

SILAKAN DILIAT TATA TERTIB FINALIS PESERTA LKTEI 2010


TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA

SELAMAT BERLOMBA DALAM HAL KEBAIKAN .,.

TATA TERTIB PESERTA LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM
GEBYAR EKONOMI SYARIAH
PERSADA BUNG KARNO BENGKULU, 15 DESEMBER 2010

1.Peserta Finalis LKTEI menggunakan pakaian rapi, jas almamater, dan sepatu.

2.Pembagian ID dan nomor finalis akan ditentukan dengan undian pada saat Technical Meeting.

3.Setiap tim yang maju ke babak presentasi, WAJIB membayar uang pendaftaran sebesar Rp 50.000,- tim untuk tingkat Mahasiswa.

4.Tim yang maju ke babak presentasi harap menyiapkan file Powerpoint dan Hardcopy Karya Tulis Ekonomi Islam sebanyak rangkap 3 dengan di jilid kertas buffalo warna kuning.

5.Peserta akan tampil dan mempresentasikan karya tulisnya sendiri dihadapan 3 (tiga) Dewan Juri.

6.Tiap peserta Finalis memperoleh waktu 30 menit dengan alokasi:
a.Persiapan Presentasi maksimum 5 menit
b.Presentasi Karya Tulis maksimum 15 menit
c.Tanya-jawab dengan Dewan Juri, dan forum LKTEI maksimum 10 menit

7.Peserta diharapkan hadir di ruang lomba 15 menit sebelum perlombaan dimulai.

8.Jika dalam waktu 3 menit peserta yang dipanggil tidak tampil ke depan, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.
9.Peserta diperkenankan untuk membawa alat peraga gambar dan sejenisnya.

10.Panitia menyediakan LCD, Laptop, layar dan papan tulis untuk digunakan pada saat presentasi.

11.Pada saat sesi Tanya-jawab dengan forum LKTEI, tiap peserta finalis boleh mengajukan pertanyaan pada finalis yang sedang tampil.

12.Penilaian pada sesi Tanya-jawab dengan forum LKTEI hanya pada kemampuan menjawab dari peserta yang tampil, bobot pertanyaan peserta lain tidak menjadi perhitungan Dewan Juri.

13.Setiap peserta finalis LKTEI, WAJIB mengikuti kegiatan Seminar Nasional dan Bedah Buku pada hari Selasa, 14 Desember 2010, pukul : 08.00-17.00 WIB dengan registrasi Rp 35.000,- orang.

14.Tim yang dinyatakan sebagai pemenang LKTEI baik Juara 1, 2, 3 akan mendapatkan plakat, sertifikat, uang pembinaan dengan ketentuan, yaitu Setiap Tim yang menjadi Juara WAJIB membuka rekening tabungan pada e-Batara Pos BTN Cabang Bengkulu dengan menyetorkan dana awal sebesar Rp 50.000,- atas nama Ketua Tim yang menjadi Juara.

15.Uang Pembinaan akan ditransfer dan masuk ke dalam rekening tabungan e-Batara Pos BTN Cabang Bengkulu atas nama Ketua Tim Pemenang, masing-masing sejumlah Juara 1 : Rp 500.000,-
Juara 2 : Rp 300.000,-
Juara 3 : Rp 200.000,-

16.Peserta yang sudah memiliki tabungan di e-Batara Pos BTN Cabang Bengkulu, tidak diwajibkan untuk membuka tabungan lagi. Tetapi, memfotokopi buku tabungan dengan rangkap 3.

17.Peserta tunduk dan patuh terhadap tata tertib Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam 2010

18.Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Rabu, 10 November 2010

SYARAT PESERTA LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM

1. Lomba ini terbuka untuk seluruh mahasiswa/I dan siswa-siswi SMA/SMK/MAN se-Provinsi Bengkulu.
2. LKTEI tahun 2010 ini merupakan lomba kelompok,dimana peserta menulis maksimal 1 makalah secara berkelompok maksimal 3 orang.
3. Karya Tulis Ilmiah bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah dipublikasikan dan diperlombakan sebelumnya.
TEMA
Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam tahun ini mengangkat tema “Ekonomi Syariah vs Ekonomi Konvensional”. Dalam konteks ini perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia mengalami lompatan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari semakin maraknya lembaga-lembaga keuangan yang muncul dengan berbasis syariah, seperti perbankan, koperasi, dan asuransi syariah. Pesatnya perkembangan lembaga-lembaga keuangan syariah ini, menuntut juga adanya perangkat atau bahkan sistem yang mendukung sepenuhnya. Sementara itu, permasalahan riba terus menjadi problematika umat dan bangsa ini sehingga pembangunan berkelanjutan menjadi sedikit terhambat.
Pada lomba tahun 2010 ini karya tulis yang diajukan diharapkan membahas salah satu dari sub-tema berikut:
• Perkembangan Perbankan Syariah di Provinsi Bengkulu.
• Antara Zakat dan Pajak.
•Sumber Daya Manusia Ekonomi Syariah

TATA TULIS LKTEI 2010
A. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:
1. Bagian Awal
a. Halaman Judul
1) Judul identik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.
2) Nama penulis dan Nomor Induk Mahasiswa dibuat dengan jelas.
3) Asal Perguruan Tinggi atau Asal SMA ditulis dengan jelas.
4) Tahun Penulisan.
b. Kata Pengantar dari Penulis.
c. Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Table, dan Daftar Lampiran.
d. Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya 2 (dua) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi.
2. Bagian Inti
a. Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut:
1) Perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah.
2) Mengundang pertanyaan yang akan dijawab melalui penulisan.
3) Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.
b. Telaah Pustaka
Telaah Pustaka berisi:
1) Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji.
2) Uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.
c. Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan atau informasi, analisis-sistematis, mengambil simpulan, serta merumuskan saran atau rekomendasi.
d. Bagian Isi atau Pembahasan
Analisis permasalahan didasarkan pada data dan atau informasi serta Telaah Pustaka untuk menghasilkan alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif.
e. Bagian Penutup
1) Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan.
2) Saran yang disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang diusulkan.
3. Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka dicantumkan untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbit. Penulisan Daftar Pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama penulis, tahun, judul tulisan, nama jurnal, volume, dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet ditulis alamat web site-nya.
b. Lampiran-lampiran (jika diperlukan).
c. Daftar Riwayat Hidup peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat, dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, nomor telepon, riwayat pendidikan, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih, serta dilampiri dengan pas foto warna terbaru ukuran 3x4 di pojok kanan atas halaman.

B. Persyaratan Penulisan
1. Naskah ditulis minimal 20 halaman dan maksimal 25 halaman. Jika terdapat jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka hal tersebut dapat mengurangi penilaian.
2. Karya Tulis di jilid menggunakan kertas Buffalo warna kuning.
3. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll, sbb.
C. Pengetikan
1. Tata Letak
a. Karya tulis diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4, (font 12, Times New Roman Style).
b. Batas pengetikan:
1) Samping kiri 4 cm.
2) Samping kanan 3 cm.
3) Batas atas dan bawah masing-masing 3 cm.
c. Jarak pengetikan, Bab, Sub-Bab, dan perinciannya:
1) Jarak pengetikan antara Bab dan sub-bab adalah 3 spasi, Sub-Bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi.
2) Judul Bab diketik ditengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi.
3) Judul Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).
4) Judul anak Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi 5 (lima) kali pukulan yang diberi garis bawah. Huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).
5) Jika masih ada Sub-Judul dalam tingkatan yang lebih rendah, ditulis seperti pada butir (3) di atas, lalu diikuti oleh kalimat berikutnya.


2. Pengetikan Kalimat
Alinea baru diketik sebaris dengan baris diatasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok kedalam semuanya dan tanpa diberi tanda petik.
3. Penomoran Halaman
a. Bagian pendahuluan yang meliputi halaman judul, kata pengantar, dan daftar isi memakai angka Romawi Kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).
b. Bagian tubuh/pokok karya tulis sampai dengan bagian penutup memakai angka Arab dan diketik denga jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas (1, 2, 3, dan seterusnya).
c. Nomor halaman pertama dari tiap Bab tidak ditulis tetapi tetap diperhitungkan.
JADWAL KEGIATAN LKTEI 2010
1. Pengiriman softcopy Karya Tulis peserta melalui E-mail ke : fosseisumbagsel@gmail.com paling lambat diterima pada hari Sabtu, 4 Desember 2010.
2. Pengumuman peserta Finalis LKTEI 2010 yang berjumlah masing-masing 3 tim dari tingkat Mahasiswa dan SMA/SMK sederajat se-Provinsi Bengkulu akan disampaikan oleh panitia pada hari Sabtu, 11 Desember 2010 lewat telepon maupun dapat dilihat www.fosseisumbagsel.blogspot.com .
3. Technical meeting peserta akan diadakan pada hari Senin, 13 Desember 2010 Pkl. 14.00 – 14.30 WIB di Gedung A Universitas Bengkulu dengan membawa uang pendaftaran sebesar Rp 50.000,-/tim tingkat mahasiswa dan Rp 25.000,-/tim tingkat SMA/SMK/MAN sederajat.
4. Presentasi Final LKTEI 2010 akan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Desember 2010, di depan seluruh forum MUREG FoSSEI SumBagSel 2010.
5. Pengumuman dan penyerahan hadiah yang terdiri dari uang pembinaan, sertifikat, dan trophy kepada para pemenang LKTEI 2010 akan diadakan pada hari Rabu, 15 Desember 2010.

Selasa, 05 Oktober 2010

Ketika akad Tak Terucap, Makna Kian Tak Terungkap




Oleh: Lisa Martiah Nila Puspita, S. E., M. Si., Ak.
Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu


“Pinjam aja ke Bank Syariah X, mumpung sekarang ada budget untuk itu”, “Enakan ke Bank Syariah Y, lebih sederhana prosedurnya….”, “Pinjam ke Bank Syariah atau konvensional gak jauh beda total pengembaliannya…” dan masih banyak lagi ungkapan sejenis yang dilontarkan masyarakat ketika membutuhkan dana untuk keperluan tertentu. Terlepas dari keperluan pembiayaan produktif ataupun konsumtif, ungkapan semacam itu tidak jelas makna ubudiyah (ibadah) yang seharusnya terkandung dalam setiap amal yang dilakukan seorang muslim.


Dalam rangka meningkatkan pemasaran produknya, baik perbankan konvensional maupun syariah tak sungkan mengadakan kerjasama dengan instansi lain untuk menyalurkan dana yang dimilikinya. Melalui koperasi yang ada pada instansi bersangkutan, pegawai dengan mudah dapat mengajukan permohonan pembiayaan, tanpa harus berhubungan langsung ke bank bersangkutan. Baru ketika permohonan disetujui bank, pegawai yang meminjam dating ke bank untuk menyelesaikan beberapa urusan administrasi lagi.


Prosedur yang dilalui pegawai dalam sebuah instansi melalui koperasi untuk mengajukan permohonan pembiayaan baik kepada bank konvensional maupun bank syariah relatif sama. Ditambah lagi dengan pengurus koperasi yang tidak memiliki wawasan tentang ekonomi syariah, membuat akad pembiayaan di bank syariah melalui koperasi tersebut tidak jelas. Ironisnya, pegawai yang membutuhkan pembiayaan pun tidak peduli makna syariah yang ia lakukan transaksi, yang penting ia memperoleh dana pada saat itu.


Bila dicermati lebih lanjut, mayoritas pegawai membutuhkan dana untuk keperluan konsumtif, membangun rumah, membeli kendaraan bermotor, menyekolahkan anak dan lain-lain. Islam tidak merekomendasikan adanya pinjaman konsumtif, Islam justru mendorong pembiayaan-pembiayaan produktif agar seseorang dapat beramal sholeh secara lebih progresif. Sebagai solusi pemenuhan kebutuhan konsumtif tersebut, Islam menyerukan untuk melakukan baiah (jual beli). Sebagaimana firman Allah SWT,” …Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba….”(QS.Al Baqoroh: 275)


Bentuk nyata pembiayaan konsumtif ini adalah produk murabahah. Produk yang ditawarkan perbankan syariah ini jelas berbeda dengan pembiayaan yang ditawarkan bank konvensional. Murabahah adalah akad jual beli antara pihak bank dan nasabah dengan margin (keuntungan) yang telah ditetapkan, sementara di bank konvensional produk ini berupa pinjaman yang harus dikembalikan dengan kelebihan di atas pokok pinjaman yang di dalam Islam adalah terlarang (tergolong riba).


Sayang seribu kali sayang, akad murabahah hampir tak pernah disebutkan dalam setiap pengajuan pembiayaan melalui koperasi pegawai. Minimnya pengetahuan pegawai (calon nasabah bank syariah) dan pengurus koperasi membuat akad murabahah ini tidak berbeda dengan pinjaman konsumtif yang ditawarkan bank konvensional. Si pegawai hanya mementingkan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhannya, sementara pengurus koperasi juga tidak ingin direpotkan dengan adanya tambahan prosedur yang harus dilaluinya.


Mensosialisasikan ekonomi syariah beserta instrumennya memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain menjadi agenda perbankan syariah itu sendiri, adalah tugas ulama dan akademisi penggiat ekonomi syariah untuk lebih memasyarakatkan instrumen pendukung perekonomian syariah itu sendiri. Tidak terbatas pada seminar-seminar berskala nasional dan internasional, di luar institusi pendidikan ekonomi syariah, dibutuhkan pula pelatihan-pelatihan terhadap ujung tombak pelaksanaannya. Tidak menutup kemungkinan, jika kajian-kajian di majelis taklim ibu-ibu di mesjid-mesjid atau perkantoran juga diselingi materi ekonomi syariah, karena itu semua adalah dalam rangka menegakkan Kalimatullah di muka bumi ini. Wallahu alam bissawab.




Bengkulu, 21 Juni 2010
Untuk FoSSEI